[PUISI] Milik Si Bulan

Kau hadir di waktu yang tepat

Saat hati hancur menjadi debu

Saat mulut lelah berkata

Saat raga lemah menopang

Saat kaki gontai berjalan

Saat tangan sulit meraba

Dan saat mata ingin selalu terpejam

 

Kau hadir di saat yang tepat

Mengubah air mata menjadi tawa

Mengubah sendu menjadi rindu

Hingga kusadari, kaulah

Pelangi sehabis hujan

 

Namun,

Senja mengambilmu dengan cepat

Membawamu kepada malam

Tiada berbintang

Aku tak dapat melihatmu

Haruskah ku melewatkanmu?

 

Kata malam,

Kau milik si bulan,

Kata mereka,

Kau bukan milikku seutuhnya

 

Kau memang hadir di saat yang tepat

Tapi aku tidak hadir di saat yang tepat

 

Haruskah memohon pada si bulan untuk membagimu?

Untuk membelahmu menjadi dua?

Apakah ia akan merelakanmu?

Atau aku yang harus …

Tercambuk rindu setiap malam?

 

Si bulan… Si bulan…

Mengapa engkau milik si bulan?

 

2 thoughts on “[PUISI] Milik Si Bulan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s