Rindu? Boleh…

Mau ngebahas satu lagu dalam negeri yang lagu aku demenin haha

Judulnya Rindukan Senyumanmu, ciptaan Krishna Balagita. Lagu ini dibawain oleh Risky Dilaga dan mantan pentolan Yovie and Nuno, Dudy Oris.

risky_dilaga-dudy_oris
source : Google

Lagu ini sering banget diputer di FTV nya SCTV.

Aku tau lagu ini juga setelah nonton FTV nya SCTV.

Nadanya yang ringan, bikin lagu ini mudah masuk ke ingatan.

Sekilas denger lagu ini, mungkin ngerasa kalo lagu ini tuh lagu tentang orang lagi jatuh cinta.

Suer dah, nadanya manis gitu haha, ditambah pembawaan si penyanyi yang empuk empuk renyah

Ngomongin apaan cobak Tal Tal?

Buat yang belum pernah denger lagunya, dan penasaran, ini dia videonya :

Kalo mau sekalian karaokean, ini dia nih liriknya, aku ketik berdasar apa yang aku dengar, bukan browsing di internet. ^^

 

Teringat saat kau melantunkan lagu untukku

Serasa dunia begitu indah

Bertaburkan cahaya cinta

Kau mengungkapkannya bahwa diriku terbaik dari yang pernah ada

 

Kadang ku rindukan senyumanmu

Kadang ku merindukan belaimu

Karna kita dulu pernah bersama

Lewati masa masa indah

 

Bukankah hendaknya memang  takdir kita tak bersama

Namun kau adalah sahabatku

Yang selalu bisa membantuku

Kau mengungkapkannya bahwa diriku terbaik dari yang pernah ada

 

Kadang ku rindukan senyumanmu

Kadang ku merindukan belaimu

Karna kita dulu pernah bersama

Lewati masa masa indah

 

Kadang ku rindukan amarahmu

Kadang ku merindukan candamu

Karna kita dulu pernah bersama

Lewati masa masa indah

 

Kau mengungkapkannya bahwa diriku terbaik dari yang pernah ada

 

Kadang ku rindukan senyumanmu

Kadang ku merindukan belaimu

Karna kita dulu pernah bersama

Lewati masa masa indah

 

Kadang ku rindukan amarahmu

Kadang ku merindukan candamu

Karna kita dulu pernah bersama

Lewati masa masa indah

 

(Masa yang indah, masa yang indah, hmmmm)

 

Gimana? Cocok di telinga?

Haha. Nggak niat promosi sih, cuma pingin share apa yang aku suka.

 

By the way,

Sebelumnya aku bilang kalo sekilas denger (tanpa perhatikan kata-katanya), lagu ini kayak lagu orang lagi jatuh cinta.

Padahal kalo dilihat dari liriknya, bukan lagu jatuh cinta sih.

 

Teringat saat kau melantunkan lagu untukku

Serasa dunia begitu indah

Bertaburkan cahaya cinta

Kau mengungkapkannya bahwa diriku terbaik dari yang pernah ada

Ceritanya lagi nostalgia (dilihat dari kata teringat saat….. Atal jadi sok analitis gini deh haha)

Pasangan ini pernah bersama.

Kalo lagi barengan itu dunia jadi indah banget, yahh… khas orang lagi jatuh cintrong.

Sebenernya galau juga sih ya lirik lagu ini.

Jaman sekarang siapa sih yang nggak galau kalo diajak ngebahas masa lalu, apa lagi masa lalunya itu indah?

Tapi lagu ini dibawakan dengan nada yang manis, nggak mellow.

Intinya, life must go on gitu kali ya.

Dulu ya dulu, buat pelajaran.

Selebihnya harus lihat ke depan. Perjalanan masih panjang.

Boleh lah, ngeliat masa lalu.

Kangen masa-masa itu juga boleh.

Tapi cara menyikapinya ini loh, harus bisa lebih “manis”, nggak melulu tentang kesedihan yang mellow mellow gitu.

Hahaha, Atal lagi ngomong apa sih ini :p

 

 

Kadang ku rindukan senyumanmu

Kadang ku merindukan belaimu

Karna kita dulu pernah bersama

Lewati masa masa indah

Tuh kann, kadang dia kangen lihat senyuman si doi, kangen belai kasih sayangnya juga. Haha.

Ya ya ya. Dulu pernah bersama. Mereka pernah punya waktu bersama.

 

Bukankah hendaknya memang takdir kita tak bersama

Namun kau adalah sahabatku

Yang selalu bisa membantuku

Kau mengungkapkannya bahwa diriku terbaik dari yang pernah ada

Kayaknya, sepertinya, mungkin…..

Mereka ini dulunya sahabatan terus jatuh cinta?

Tapi kemudian mereka sadar kalo sahabatan lebih enak.

Atau mungkin hubungan mereka emang cuma sahabatan nggak lebih.

Jadi makna di bait sebelumnya ya memang ditujukan ke sahabat.

Atau mungkin mereka pingin pacaran tapi karena satu lain hal mereka nggak bisa bersatu, jadi sahabatan aja.

Tergantung pendengar deh mau anggepnya gimana.

Pokoknya sayang banget ya mereka nggak bisa menjalin hubungan.

Lagi lagi, aku harus bilang, liriknya tuh sedih. Tapi pembawaannya nggak sedih. Haha.

 

 

Kadang ku rindukan amarahmu

Kadang ku merindukan candamu

Karna kita dulu pernah bersama

Lewati masa masa indah

Ini dia bagian favoritku.

Dalam hubungan memang nggak selalu seneng-seneng.

Ada marah-marahnya, tapi bisa diredam sama canda gurau.

Itu yang membuat sebuah hubungan jadi lebih ehem.

Bukan hanya bicara hubungan sepasang kekasih loh ya, konteksnya persahabatan juga.

 

Okay done.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s