Wanita Ber-helm Pink (Flash Fiction)

Selalu kau bersama wanita itu.

Wanita itu memang cantik, tapi, mungkin aku lebih manis.

Saat kutanya tentang siapa wanita itu kau selalu menjawab dengan senyuman.

Siapa dia, hah?

Pacar barumu?

Kata teman-teman, tiap pagi, di depan gerbang sekolah kau cium pipi kanan – cium pipi kiri dengannya.

Denganku, apa pernah?

Sudah seminggu aku hanya memikirkan hal ini.

Hari ini, aku akan memastikan semua itu, sendiri.

Pagi sekali aku sudah stand by di depan gerbang sekolah.

Yahh.. tak lama, pacarku datang membonceng wanita berhelm pink.

Cium pipi kanan – cium pipi kiri, lagi. Hey, apa kau tak malu?

“Pagi sayang!” sapa Doni tanpa rasa bersalah.

“Siapa dia?” tanyaku segera.

“Emm, kenalin deh, ini mamaku.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s