[SINOPSIS] MY MOM

mymommysuperhero

Kali ini aku mau bahas tentang film.

Film asal Korea Selatan yang dirilis tahun 2010.

Inilah film pertama yang berhasil bikin aku nangis tersedu-sedu dari awal cerita sampai akhir cerita.

Huaaaaa :’)

– detail –

Directed by Yoo Sung-yup (유성엽)

Screenplay by Jang Hye-seon (장혜선)

Released 2010.

Cast :

  1. Kim Hae Sook – Ibu
  2. Park Jin Hee – Jinsuk
  3. Jo Yeong Jin – Ayah Jisuk
  4. Lee Moo Saeng – Junsu (Suami Jisuk)
  5. Choi Yeong In – Ibu mertua Jisuk (Ibu Junsu)

– plot –

Ceritanya, menurutku simple, pasti dirasain juga samayang namanya seorang anak.

Kisah yang aku tangkep sih, gini …

Seorang ibu di tengah keluarga yang beranggotakan ayah (yang menderita cacat fisik), anak perempuan (Jisuk), dan anak laki-laki.

Sang Ayah yang sering memperlakukan sang Ibu dengan kejam, membuat Jisuk malu dan menyesal terlahir di dalam keluarga itu.

Suatu hari, Jisuk menerima kabar bahwa ia diterima di salah satu universitas di Seoul.

Memang agak berat, harus meninggalkan Ibunya untuk waktu yang lama, namun Jisuk tak menampakkan hal itu di depan Ibunya.

Yang bikin aku mewek, waktu Jisuk membuka tas yang disiapkan Ibunya untuk dibawa ke Seoul, yang isinya ternyata ada uang receh tabungan

mymommyhero

Ibunya selama bertahun-tahun untuk uang saku Jisuk.

Selanjutnya, film berlanjut ke kisah hidup Jisuk di Seoul.

Jisuk hidup di rumah susun, bekerja paruh waktu, juga memulai kebiasaan merokok. 😮

Suatu saat, Jisuk mulai menemukan pria yang ia cintai.

Sayangnya, saat pertemuan keluarga, pihak si cowok (Junsu) menolak, dengan alasan keluarga Jisuk tak sederajat dengan keluarga Junsu yang memang notabene orang kaya.

Jisuk merasa sangat kecewa, hingga akhirnya sang Ibu memutuskan untuk menghadapi orangtua Junsu dan

memohon agar Ibu Junsu menerima Jisuk menjadi menantunya. Dalam adegan ini, aku mewak deras melihat perjuangan sang Ibu

agar anaknya dapat menikah dengan orang yang anaknya cintai walau harus menurunkan harga diri, yakni bersujud memohon.

Awwww~

Dan akhirnya di tahun itu pula, Jisuk dan Junsu segera menikah.

Tak berselang waktu lama, Jisuk dan Junsu memiliki seorang ank perempuan.

Jisuk menyadari susahnya melahirkan da ia menyesal sudah bertindak bodoh pada Ibunya yang juga dengan susah payah melahirkannya.

Dalam hari-hari Jisuk setelah memiliki anak, selalu dibantu sang Ibu.

Namun, umur Jisuk memang sudah tak lama lagi. Ia mengidap kanker pankreas yang saat itu sudah mencapai stadium akhir.

Di waktu-waktu terakhirnya, ia mencoba membahagiakan Ibunya.

Yang paling bikin aku nangis tersedu, waktu Ibunya bilang,

“Tidak ada yang bisa mengambil anakku dariku!”

“Aku tidak akan menangis, oleh sebab itu, kau jangan menangis, anakku!”

Okeyy, endingnya, Jisuk meninggal dunia. Meninggalkan seluruh kenangan bersama sangIbu, suami, juga anak-anaknya.

Kalimat terakhir yang aku suka di film ini :

“Hal terindah dalam hidupku adalah melahirkanmu, namun hal yang paling kusesali juga melahirkanmu. Maafkan Ibu berkata begitu, namun, jadilah anakku lagi di kehidupan mendatang.”

So sweet gila xD

Nilai yang dapat kita ambil dan contoh, misalnya :

– Jangan sia-siain Ibu kita selama kita masih bisa membahagiakannya.

Kita nggak ada yang tahu, kan, kapan kita pergi, ataupun kepergian orangtua kita.

Jadi, sebisanya kita membahagiakan mereka.

– Perjuangan Ibu memang tak ada habisnya dan kita patut hargai itu ! 😀

Semoga sangat bermanfaat :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s