[PUISI] Syairku

Dari kata kita berjumpa

Dari tulisan kita bersama

Di atas kertas kita bergaya

Meski tak selalu berjaya

Sama guna beda rupa

Sama wadah beda nama

Slalu padu walau tak sama

Menggores kata sribu makna

Akulah dia pensil sejati

Berkelana mencari mimpi

Mimpi yang harusnya pasti

Karna sudah kusiapkan dini

Sang pena bertualang dalam kata

Tinggalkan sang pensil merana

Mungkin disana pena berjaya

Tinggalkan pensil tak berdaya

Kalau boleh sangat jujur

Aku merasa tak pernah mujur

Tak digunakan hidupku hancur

Iri pada pena sudah terlanjur

Iriku jalan neraka

Neraka tak boleh tiba!

Sampai kapanpun waktunya

Neraka bukan tujuan nyata

Untuk kesekian kalinya

Ku tetap tak mau hidup dalamnya

Lanjutkan hidup yang tak maya

Semua dengki haruslah sirna

Mungkin aku tak mampu sepertimu

Yang nyaris menyentuh langit biru

Dengan mudah tak terburu

Namun semangatku harus membaru


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s